Dari hari ke hari, semua orang bertambah usia dan bertambah tua. 20 tahun, 40 tahun, 60 tahun, lalu meninggal dunia. Di antara sekian tahun tersebut, manusia pasti telah melalui banyak hal seperti pengalaman dan proses pembelajaran yang membentuk mereka. Namun, kapan kedewasaan terjadi?
Kedewasaan bukanlah sesuatu yang terjadi begitu saja saat manusia bertambah usia. Bukan berarti semua orang secara alami akan mencapai tingkat kedewasaan tertentu hanya karena mereka bertambah tua. Faktanya, kedewasaan lebih berkaitan dengan cara Anda menjalani hidup daripada usia Anda. Anda mungkin sering melihat orang dewasa yang seperti terjebak secara mental di masa remaja mereka atau beberapa anak yang tampak terlalu bijak untuk usia mereka. Anda perlu berusaha dan memperjuangkan untuk mencapai kedewasaan baik secara mental maupun emosional.
APA ARTI KEDEWASAAN?
Kedewasaan adalah kemampuan untuk menanggapi situasi tertentu secara positif. Kemampuan untuk mengendalikan dan mengelola emosi. Menjadi dewasa juga menyiratkan bahwa seseorang memiliki tingkat pemahaman tertentu dan dapat menentukan cara menghadapi dan mengatasi situasi yang tidak mudah. Kedewasaan memudahkan seseorang untuk menemukan jawaban terbaik atas berbagai masalah dan juga memungkinkan seseorang untuk menghindari hasil yang buruk.
Penting untuk dipahami bahwa kedewasaan adalah proses yang berkelanjutan. Untuk menjadi pribadi yang lebih baik, seseorang harus terus berupaya memperbaiki diri. Tidak ada tujuan pasti atau tingkat kedewasaan yang mutlak. Berusaha secara konsisten untuk menjaga kesehatan mental dan fisik seseorang membuat seseorang siap untuk menghadapi situasi kehidupan apa pun yang mungkin muncul.
Bagaimana seseorang dapat mengetahui apakah seseorang sudah dewasa? Apa saja indikator utama kedewasaan?
TANDA KEDEWASAAN
Kedewasaan mental: Keterampilan kognitif seseorang, seperti memecahkan masalah atau memproses informasi akan semakin meningkat.
Kedewasaan emosional: Perngelolaan emosi yang lebih baik. Seseorang berubah dari yang mengekspresikan reaksi emosional melalui amukan, menjadi yang mengekspresikan diri dengan kata-kata dan merenungkan tindakannya terlebih dahulu. Orang yang dewasa secara emosional, tidak memandang emosi negatif sebagai kelemahan. Sebaliknya, mereka menyadari pentingnya emosi, baik yang positif dan negatif. Ketika muncul emosi yang kuat, mereka memberi diri mereka ruang untuk merasakan dan mengakuinya, tanpa berusaha mengabaikan atau buru-buru menghentikannya.
Penelitian yang dipublikasikan dalam International Journal of Indian Psychology pada tahun 2020 menghubungkan kematangan emosional dan efikasi diri. Studi tersebut menemukan bahwa peserta penelitian yang menunjukkan kedewasaan emosional yang lebih besar cenderung memiliki efikasi diri yang tinggi. Mereka percaya akan kemampuan mereka untuk memecahkan masalah dan menavigasi situasi yang sulit. Ini berarti mereka lebih mampu untuk tetap tenang di bawah tekanan, dapat menghadapi tantangan, dan berkomunikasi secara efektif dengan orang lain.
CARA MENJADI DEWASA
Meningkatkan kedewasaan membutuhkan kesadaran diri dan kemauan untuk keluar dari zona nyaman. Penting juga untuk memahami bahwa kedewasaan emosional merupakan proses aktif yang berlangsung terus menerus. Ini bukan proses sekali jadi dan kemudian otomatis muncul dalam semua situasi yang terjadi. Anda harus membangkitkan semangat untuk mempertahankan pola pikir positif.
- Bertekun
Hal pertama yang harus Anda ketahui jika ingin belajar menjadi lebih dewasa adalah kenyataan bahwa proses ini dapat memakan waktu cukup lama dan Anda tidak boleh berkecil hati jika hasilnya tidak terlihat dalam waktu singkat. Tetaplah tekun dan teruslah mencoba. Perubahan membutuhkan banyak kerja keras dan komitmen. Ketekunan jelas merupakan tanda kedewasaan dan tanggung jawab. - Terus belajar
Cara terbaik lainnya untuk menjadi lebih dewasa adalah dengan selalu berusaha mendapatkan informasi tentang hal-hal yang terjadi di sekitar Anda dan belajar sebanyak mungkin tentang hampir semua hal. Jadilah ingin tahu dan lakukan penelitian. Bagian dari menjadi dewasa adalah memahami hal-hal yang terjadi pada Anda atau sekitar Anda. Jangan pernah berhenti belajar. Dengan cara ini Anda akan lebih siap menghadapi semua situasi yang akan Anda hadapi. - Bertemen dengan perubahan
Sambut setiap pengalaman baru dan bersedialah untuk keluar dari zona nyaman Anda. Berusahalah memandang perubahan sebagai ebuah peluang untuk berkembang, bukan sebagai ancaman. Ini akan sangat membantu Anda dalam membangun kedewasaan. - Tetapkan tujuan untuk pengembangan diri
Tidak ada orang yang bangun di suatu pagi dan tiba-tiba menjadi orang dewasa yang matang sepenuhnya. Kita mencapainya dengan menetapkan tujuan dan berusaha untuk berkembang. Misal jika Anda kesulitan mengelola stres, Anda dapat menetapkan tujuan untuk mempraktikkan teknik relaksasi setiap hari. Dengan cara ini, Anda dapat mengambil langkah-langkah bertahap untuk mencapai kedewasaan. - Miliki lingkaran pertemanan yang dewasa
Kedewasaan bisa menular. Anda akan menjadi seperti orang yang dengan siapa Anda berteman. Sadar atau tidak, saat Anda semakin dekat dan bergaul dengan orang yang tidak seperti Anda, lama-kelamaan Anda akan menjadi seperti mereka. Menghabiskan waktu dengan orang-orang yang dewasa merupakan salah satu cara untuk menjadi dewasa.
Cari tahu sekarang, seberapa bahagianya kamu!
Friska Setiokoadiputro
Project Director Pemenang Jiwa. Sebelum sepenuhnya mendedikasikan diri untuk gerakan Pemenang Jiwa, Friska membangun karir profesionalnya di perusahaan financing nasional selama lebih dari 14 tahun sebagai Data Analyst.
