Sudahkah Anda bekerja di tempat yang tepat? Pertanyaan ini mungkin tidak bisa begitu saja dijawab karena banyak faktor dan indikator yang membuat seseorang merasa yakin sudah berada di tempat kerja yang tepat. Mulai dari gaji yang sesuai ekspektasi, lingkungan kerja yang nyaman, atasan serta rekan kerja yang mendukung, dan lain sebagainya.
Namun dari banyak faktor tersebut, ada 1 hal yang sebenarnya menjadi esensi, yang membuat karyawan yakin bahwa tempatnya bekerja adalah tempat yang tepat. Hal ini jarang disadari, namun membuat mereka menjadi lebih bahagia dalam bekerja, bahkan lebih loyal dari yang lain, yaitu ketika company values selaras dengan personal values mereka.
PENTINGNYA NILAI-NILAI DALAM BERKARIR
Nilai-nilai memainkan peran penting dalam keberhasilan pekerjaan dan karir seseorang. Company values yang selaras dengan personal values membuat Anda merasakan kepuasan, produktivitas, keamanan, dan kemajuan karir. Nilai-nilai tersebut menentukan bagaimana Anda memandang pekerjaan, bagaimana Anda berinteraksi dengan rekan kerja, dan bagaimana Anda menghadapi tantangan.
Anda bahkan dapat menanamkannya sebagai bagian dari karakter profesional Anda di tempat kerja, yang berdampak pada keputusan, kehidupan pribadi, bahkan keterampilan kepemimpinan Anda.
Seperti halnya personal values, company values berfungsi membentuk “identitas” karyawan. Workplace values merupakan pedoman apa yang harus dilakukan dan diungkapkan, membantu perusahaan menentukan berbagai perilaku apa yang dapat diterima, menentukan tindakan mana yang boleh dilakukan dan mana yang tidak boleh, serta memberi tahu karyawan apa yang sehat dan yang tidak sehat bagi pekerjaan dan tempat mereka bekerja. Company values dapat memengaruhi budaya kerja karyawan mulai dari level staf hingga level eksekutif.
TEMUKAN DAN TETAPKAN PERSONAL VALUES
Sebelum Anda bisa menemukan keselarasan dengan nilai-nilai di tempat kerja Anda, Anda harus terlebih dahulu menemukan dan menetapkan personal values. Saat Anda menetapkan personal values, Anda akan menemukan apa yang benar-benar penting bagi Anda. Cara yang baik untuk memulainya adalah dengan melihat kembali hidup Anda, untuk mengidentifikasi saat-saat ketika Anda merasa benar-benar puas dan benar-benar yakin bahwa Anda telah membuat pilihan yang tepat.
Tanyakan kepada diri Anda, Apa yang paling penting dalam hidup Anda? Buatlah daftar sebanyak mungkin hal yang dapat Anda pikirkan. Daftar yang Anda buat harus mencerminkan apa yang penting dan bersifat pribadi bagi Anda, bukan apa yang orang lain (pasangan, keluarga, teman) harapkan dari Anda. Contohnya uang, kenyamanan, karier, waktu, kebebasan, optimisme, komitmen, dan lain-lain.
Beri peringkat setiap hal di daftar tersebut. Meskipun semuanya mungkin terlihat memiliki makna yang sama, namun beberapa di antaranya tentu lebih penting bagi Anda daripada yang lain. Tidak ada benar atau salah. Jawaban jujur Anda akan memberi tahu Anda sesuatu tentang seberapa pentingnya hal-hal ini dalam hidup Anda.
Sekarang setelah Anda mengetahui nilai-nilai Anda, saatnya untuk menetapkan apa arti sebenarnya nilai-nilai tersebut bagi Anda dengan kata-kata Anda sendiri. Meskipun Anda dapat mencari definisi dalam kamus, penting untuk membuat definisi Anda sendiri agar pendapat orang lain tidak memengaruhi perspektif Anda tentang apa arti nilai-nilai tersebut bagi Anda.
Misalnya, nilai “kebebasan”, ada banyak cara untuk mendefinisikannya. Contoh, kebebasan bagi saya adalah kemampuan untuk melakukan apa pun yang saya inginkan, kapan pun saya mau, dan dengan cara apa pun yang saya inginkan. Namun ada juga yang mendefinisikan kebebasan adalah kemandirian dalam pengambilan keputusan yang tidak diatur oleh orang lain. Nilai yang sama, tetapi dua definisi yang sangat berbeda.
MENYELARASKAN NILAI-NILAI
Tidak jarang, terdapat kesenjangan antara personal values dan company values. Menurut penelitian dari Oxford Economics, 75% eksekutif menyatakan bahwa perusahaan mereka telah menetapkan dan mengkomunikasikan nilai-nilai yang dipahami. Namun, hanya 33% karyawan yang setuju. Jika karyawan merasa bahwa company values tidak dikomunikasikan dan dipahami, mereka cenderung merasa bukan bagian dari perusahaan. Hal ini menurunkan motivasi, keterlibatan, dan produktivitas karyawan.
Saat Anda bergabung dengan sebuah perusahaan, personal values Anda berinteraksi dengan company values. Sebenarnya, personal values karyawan dan company values sering kali memiliki banyak kesamaan. Penelitian menunjukkan bahwa ketidakselarasan nilai bukan disebabkan oleh perbedaan nilai perusahaan dan karyawan, tetapi sebaliknya, karyawan tidak melihat penerapan nilai-nilai tersebut di tempat kerja. Maka penting bagi Anda untuk secara aktif menemukan apa yang menjadi nilai-nilai di perusahaan. Anda juga bisa mengkomunikasikannya dengan atasan Anda.
Setelah Anda memiliki pemahaman tentang personal values Anda dan company values, Anda dapat mencari area yang beririsan untuk menyelaraskannya. Misalnya, salah satu nilai Anda adalah kejujuran dan nilai perusahaan adalah transparansi, Anda dapat melihat bagaimana kedua nilai tersebut selaras dan saling mendukung. Namun, tidak semua nilai akan selaras dengan sempurna. Mungkin ada beberapa nilai yang Anda tidak setujui. Misalnya, jika Anda menghargai fleksibilitas dan perusahaan menghargai stabilitas, Anda mungkin merasa sulit untuk beradaptasi dengan jadwal yang kaku atau cara kerja yang “monoton”.
JADILAH AUTENTIK
Hal terpenting adalah bersikap autentik dan konsisten dengan personal values Anda. Jangan berpura-pura menjadi orang lain atau mengatakan hal-hal yang tidak Anda maksudkan hanya untuk diterima atau menyenangkan orang lain. Ini hanya akan menimbulkan kekecewaan, kemarahan bahkan ketidakpercayaan. Bersikaplah hormat dan tunjukkan bagaimana personal values Anda memengaruhi pekerjaan Anda. Tunjukkan bahwa Anda bersedia belajar, beradaptasi, dan berkontribusi, tetapi juga Anda memiliki batasan. Dengan demikian Anda dapat membangun hubungan, kredibilitas, dan kepercayaan diri dengan rekan kerja dan atasan Anda.
Segera daftarkan diri Anda untuk event terdekat!
Friska Setiokoadiputro
Project Director Pemenang Jiwa. Sebelum sepenuhnya mendedikasikan diri untuk gerakan Pemenang Jiwa, Friska membangun karir profesionalnya di perusahaan financing nasional selama lebih dari 14 tahun sebagai Data Analyst.
