Bagi banyak orang, mencapai keseimbangan kerja dan kehidupan yang sehat terasa seperti sesuatu yang mustahil. Dengan banyaknya tanggung jawab yang berat di pekerjaan, keluarga, bahkan lingkup sosial, serta kesibukan dengan hobi di luar pekerjaan, tidak mengherankan jika banyak orang menggambarkan diri mereka “sangat stres”. Dan itu tidak sehat.
Tuntutan untuk menyelesaikan semua pekerjaan kantor dan rumah membuat kita mudah untuk melupakan bahwa ketika tingkat stres kita meningkat, produktivitas kita pun menurun. Stres dapat menguras konsentrasi kita, membuat kita mudah tersinggung atau depresi, dan merusak hubungan pribadi dan profesional kita. Seiring waktu, stres juga melemahkan sistem kekebalan tubuh kita, dan membuat kita rentan terhadap berbagai penyakit, mulai dari pilek, sakit punggung, hingga penyakit jantung. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa stres kronis justru dapat menggandakan risiko kita terkena serangan jantung.
Meskipun kita semua membutuhkan stres dalam kadar tertentu untuk memacu dan membantu kita mencapai kinerja terbaik, kunci untuk mengelola stres terletak pada satu kata ajaib, yaitu keseimbangan.
MEMAHAMI WORK-LIFE BALANCE
Work-life balance umumnya dimengerti sebagai jumlah waktu yang dihabiskan untuk melakukan pekerjaan dibandingkan dengan jumlah waktu yang dihabiskan untuk melakukan hal-hal penting di luar pekerjaan, baik itu bersama orang-orang tercinta maupun melakukan hobi pribadi. Ketika pekerjaan menuntut lebih banyak waktu atau perhatian, Anda akan memiliki lebih sedikit waktu untuk melakukan tanggung jawab atau keinginan Anda yang lain.
Banyak orang ingin mencapai keseimbangan yang lebih baik antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi mereka. Namun dalam praktiknya, hal itu bisa sulit dicapai. Terkadang, pekerjaan yang menuntut lebih dapat menghasilkan lebih banyak uang untuk menghidupi keluarga. Dan tidak jarang pekerjaan berkontribusi pada memburuknya kesehatan mental Anda.
Namun work-life sebenarnya mencakup bekerja secara efisien dalam peran profesional seseorang tanpa mengorbankan waktu pribadi untuk kesehatan, kehidupan pribadi, dan hubungan. Mencapai keseimbangan ini merupakan proses yang berkelanjutan, yang membutuhkan penyesuaian dan penilaian ulang prioritas secara konstan untuk memastikan pekerjaan dan kehidupan pribadi mendapatkan perhatian yang memadai.
TANDA WORK-LIFE BALANCE ANDA BURUK
Pekerjaan kadang kala terasa lebih utama daripada kehidupan pribadi, terutama saat ada begitu banyak hal yang harus dilakukan dengan tenggat waktu yang mendesak untuk dipenuhi. Bekerja terlalu banyak dan terlalu lama merupakan tanda work-life balance yang buruk. Anda mungkin merasa perlu bekerja lebih lama agar semua tugas selesai atau Anda mungkin merasa tertekan oleh manajemen untuk mengambil lebih banyak pekerjaan yang membuat Anda bekerja dari rumah di luar jam kantor. Ketika pemisahan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi menjadi kabur, Anda bisa berakhir dengan memeriksa email dan tetap bekerja dalam waktu yang lama sekalipun sudah bukan waktu kerja Anda.
Terus-menerus merasa lelah bisa juga menjadi pertanda Anda terlalu banyak bekerja. Terlalu banyak hal yang harus dilakukan sepanjang hari bisa jadi membuat Anda merasa lelah secara mental dan fisik. Keseimbangan kehidupan kerja yang tidak sehat juga dapat menyebabkan Anda kurang tidur; Anda mungkin kesulitan untuk tidur atau tetap tertidur. Anda mungkin merasa sulit untuk beristirahat dan akhirnya memikirkan pekerjaan dan semua hal yang perlu Anda lakukan daripada tidur.
Ketika Anda terlalu banyak bekerja, Anda akan memiliki lebih sedikit waktu untuk menjalin hubungan dengan teman dan keluarga. Anda juga mungkin mendapati bahwa meskipun Anda meluangkan waktu bersama mereka, Anda terlalu lelah secara mental untuk berinteraksi dengan mereka dengan baik, atau Anda mungkin sering memeriksa ponsel untuk melihat email kantor. Anda juga akan merasa sering kehilangan kesabaran terhadap rekan kerja, teman, dan keluarga akibat stres karena terlalu banyak bekerja. Anda mudah tersinggung atau marah, bahkan untuk hal-hal kecil.
PENTINGNYA WORK-LIFE BALANCE
Mencapai keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi yang sehat sangat penting untuk kesejahteraan dan produktivitas secara keseluruhan dan menjaga keseimbangan ini sangat penting di dunia yang semakin terhubung saat ini, di mana tuntutan pekerjaan dan komitmen pribadi dapat dengan mudah terasa membebani. Menemukan keseimbangan yang sehat antara pekerjaan dan kehidupan memiliki banyak manfaat yang dapat meningkatkan berbagai aspek kehidupan Anda.
Work-life balance dapat secara signifikan mengurangi tingkat stres secara keseluruhan. Bekerja berlebihan dan mengabaikan tanggung jawab pribadi dapat menyebabkan kelelahan, yang berdampak negatif pada kesehatan mental dan fisik. Dengan memprioritaskan perawatan diri dan menetapkan batasan antara kehidupan profesional dan pribadi, Anda dapat mencegah kelelahan dan mengendalikan stres. Keseimbangan ini memungkinkan Anda untuk mengisi ulang energi dan kembali bekerja dengan segar, yang mengarah pada lingkungan kerja yang lebih santai dan menyenangkan.
Gaya hidup yang seimbang penting untuk menjaga kesehatan fisik dan mental yang baik. Ketika Anda mencapai keseimbangan kerja dan kehidupan yang sehat, Anda dapat mengelola stres dengan lebih baik dan mengurangi risiko terkena kondisi kesehatan kronis seperti penyakit jantung, kecemasan, dan depresi. Mencapai keseimbangan yang tepat memungkinkan Anda untuk fokus pada perawatan diri, berolahraga secara teratur, dan menjaga pola makan bergizi. Pada gilirannya, kebiasaan sehat ini meningkatkan kesejahteraan mental dan ketahanan, sehingga lebih mudah untuk menghadapi tuntutan kehidupan profesional dan pribadi.
Meluangkan waktu untuk keluarga, teman, dan minat pribadi juga sangat penting untuk menjaga hubungan yang kuat. Ketika Anda mencapai work-life balance yang sehat, Anda dapat memberikan waktu berkualitas untuk orang-orang dan aktivitas yang paling berarti bagi Anda. Investasi dalam hubungan personal ini mendorong koneksi yang lebih dalam dan menciptakan komunikasi yang lebih baik. Hubungan yang kuat sangat penting untuk kesejahteraan secara keseluruhan dan dapat memberikan dukungan yang berharga selama masa-masa stres.
SEIMBANGKAN HIDUP ANDA!
Meningkatkan work-life balance berarti berupaya menemukan cara terbaik untuk menggunakan waktu agar Anda dapat maksimal dan berkembang baik di pekerjaan maupun di kehidupan pribadi. Work-life balance bukan tentang membagi waktu dalam sehari secara merata antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, melainkan lebih tentang memiliki fleksibilitas untuk menyelesaikan berbagai hal dalam kehidupan profesional sambil tetap memiliki waktu dan energi untuk menikmati kehidupan pribadi. Mungkin ada hari-hari di mana Anda harus bekerja lebih lama sehingga Anda dapat memiliki waktu di akhir minggu untuk menikmati aktivitas lain.
Kesehatan fisik, emosional, dan mental Anda secara keseluruhan harus menjadi perhatian utama. Jika Anda berjuang melawan kecemasan, stres atau depresi dan merasa mengambil jeda istirahat akan bermanfaat, masukkan hal tersebut ke dalam jadwal Anda, bahkan jika Anda harus pulang kerja lebih awal atau mengambil cuti untuk berlibur. Jika Anda sedang berjuang melawan penyakit kronis, jangan takut untuk mengambil cuti sakit di hari-hari yang berat.
Tak seorang pun dari kita manusia super. Memberikan 200% kemampuan di tempat kerja hanya akan mengakibatkan kegagalan di aspek lain dalam hidup kita. Tentu saja, sukses di tempat kerja itu penting, tetapi kita hanya punya satu kehidupan untuk dijalani. Kita tidak seharusnya mengorbankan kehidupan pribadi atau kesehatan kita demi kemajuan karir.
Friska Setiokoadiputro
Project Director Pemenang Jiwa. Sebelum sepenuhnya mendedikasikan diri untuk gerakan Pemenang Jiwa, Friska membangun karir profesionalnya di perusahaan financing nasional selama lebih dari 14 tahun sebagai Data Analyst.
